Resep Tradisional untuk menurunkan dan mencegah tekanan darah tinggi

Untuk mencegah dan menurunkan penyakit tekanan darah tinggi, biasanya dilakukan dengan cara minum obat-obatan yang banyak dijual dipasaran. Padahal, ada resep tradisional yang bisa dikonsumsi oleh penderita. Selain murah meriah, resep tradisional ini dibuat dari bahan-bahan yang mudah didapat di sekitar kita.

Berikut beberapa resep tradisional  untuk menurunkan dan mencegah tekanan darah tinggi serta menjaga agar tetap stabil.

Meminum air perasan buah belimbing

Untuk mencegah tekanan darah tinggi dan agar selalu dalam kondisi yang normal, penderita tekanan darah tinggi dapat meminum air parutan buah belimbing setiap dua hari sekali.

Caranya, buah belimbing yang cukup besar dan sudah setengah matang, diparut halus, kemudian diperas airnya sebanyak satu gelas. Minumlah setiap pagi hari selama satu bulan. Setelah satu bulan, minum air perasan belimbing dua hari sekali.

Selama Anda rajin meminumnya, diharapkan tensi anda akan tetap normal. Tetapi yang harus diingat, jangan sekali-kali mencampurkan air perasan belimbing dengan gula pasir atau sirup karena akan menimbulkan efek sebaliknya.

Bagi penderita tekanan darah terlalu tinggi, pada bulan pertama, minum air perasan belimbingn dari dua buah belimbing yang cukup besar. Setelah satu bulan, minum air perasan belimbing dua hari sekali.

Meminum sari air seledri

Agar tensi tetap stabil dan tidak menderita tekanan darah tinggi, bisa juga digunakan sari air seledri.

Caranya, tumbuk segenggam daun seledri sampai halus, kemudian disaring dan peras dengan menggunakan sehelai kain halus. Buat air perasan seledri sebanyak satu gelas. Diamkan selama satu jam, baru diminum dengan sedikit ampas yang terdapat dalam gelas. Jika bisa, usahakan minum air perasan seledri satu gelas pagi dan sore. Lakukan hal tersebut tiap hari.

Meminum air perasan mengkudu

Buah Mengkudu, Noni atau Pace, disamping berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit, buah ini juga sangat berkhasiat untuk mencegah tekanan darah tinggi.

Caranya, ambillah tiga buah mengkudu, diparut halus dan kemudian diperas dengan saringan sehelai kain. Buat menjadi satu gelas. Minumlah satu gelas sari mengkudu pada pagi dan sore hari.

Memakan tiga siung bawang putih

Bawang putih, disamping digunakan untuk rempah-rempah dan bumbu dapur, ternyata juga berkhasiat untuk mencegah tekanan darah tinggi. Dalam Resep Tradisional Madura, mengkonsumsi bawang putih ternyata dapat menstabilkan tekanan darah.

Caranya, ambillah tiga siung bawang putih, lalu makan mentah-mentah tanpa direbus atau dimasak. Lakukan hal ini setiap hari pada pagi dan sore hari, sekali makan cukup tiga siung bawang putih. Pilihlah bawang putih yang kulitnya coklat kehitaman, karena mutunya jauh lebih baik. Bagi mereka yang tidak bisa memakan mentah, bisa juga merebus dulu bawang putih tersebut. Namun, jumlahnya delapan siung tiap kali makan.

Keempat resep diatas adalah merupakan resep tradisonal, yang dipercaya sangat berkhasiat untuk mencegah, maupun menurunkan tekanan darah tinggi. Aneka resep tradisional ini berkembang di kalangan masyarakat di pulau Jawa dan Madura.

Bagi penderita tekanan darah tinggi, tak ada salahnya mencoba resep warisan nenek moyang itu. Tapi jangan lupa disertai berpantang makanan yang dapat menimbulkan tekanan darah tinggi, seperti daging kambing, buah durian, minuman mengandung alkohol, dan garam. Apabila ini dilakukan dengan baik, Insyaallah tekanan darah tinggi Anda akan normal kembali. Selamat mencoba, ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s