Resistor

Komponen ini adalah Salah satu komponen dasar yang wajib diketahui sebelum anda belajar mengenal rangkaian elektronika dan disini kita akan  membahas secara singkat tentang komponen yang dimaksud.

Dalam teknik elektronika seringkali kita mengecilkan arus dan menurunkan tegangan, sehingga komponen yang harus kita gunakan untuk hal ini adalah Resistor . Resistor (weerstand) disebut juga penghambat atau tahanan adalah Komponen dasar elektronika yang digunakan untuk membatasi jumlah arus yang mengalir dalam suatu rangkaian.

Resistor disingkat dengan huruf “R” mempunyai nilai perlawanan, dimana semakin besar nilai perlawanan yang dipasang pada suatu rangkaian maka semakin kecil arus yang mengalir dan sebaliknya. Sedangkan satuan perlawanannya adalah ohm ( Ω ), dimana :

1 Mega ohm (MΩ)   =   1000 Kilo ohm (KΩ) atau 1 Kilo ohm (KΩ)   =   1000 ohm (Ω)

Berdasarkan jenis bahan yang digunakan untuk membuatnya, resistor dibedakan menjadi beberapa jenis antara lain; resistor kawat, resistor arang, resistor oksida logam, resistor film, resistor karbon dan sebagainya. Sedangkan berdasarkan nilainya resistor dibedakan menjadi dua yaitu:

1. Resistor Tetap (Fixed Resistor)

                                                                    https://ddnsupriatna.files.wordpress.com/2013/03/resistor_resistance.jpg            

Resistor tetap adalah resistor yang nilai hambatannya tidak dapat dirubah-rubah(fixed) dan nilai hambatannya sudah ditentukan oleh pabrik pembuatnya yang tertera berupa kode warna yang melingkar pada badan resistor atau kode angka dan huruf pada badan resistor. Resistor tetap memiliki batas kemampuan daya antara lain; 1/16 watt, 1/8 watt, 1/4 watt, 1/2 watt dan sebagainya.

tabel Resistor photo resistor_code2.gif

2. Resistor tidak tetap (Variable Resistor)

Resistor tidak tetap adalah resistor yang mempunyai nilai hambatannya dapat diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Perubahannya dapat dilakukan dengan cara memutar atau menggeser pengatur yang memang sudah disediakan, namun ada pula nilai perubahannya hambatannya yang dipengaruhi oleh keadaan sekitarnya misalnya suhu, cahaya, suara dan lain-lain. Sehingga dapat dijadikan sebagai aplikasi kontrol otomatis.

                                                                                         

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s